Berikut ini lanjutan pembahasan terhadap surat Al-Ikhlas
dengan memusatkan perhatian pada aspek keagungan tauhid yang dikandungnya.
Setelah membaca pengantar diawal dan mencoba menyelami makna melalui arti
kosakata yang terdapat didalamnya serta sedikit penjelasan maka berikut ini
informasi singkat tentang Surat diikuti dengan penjelasan makna umum dan
diakhiri dengan beberapa kesimpulan.
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Rabu, 02 Mei 2018
Selasa, 01 Mei 2018
Meresapi Keagungan Tauhid dalam Surat Al-Ikhlas (Bagian 2)
Semoga bagian pertama tulisan ini telah mengantarkan
kita memahami betapa agungnya kedudukan surat ini dalam al-Qur’an khususnya
dalam memberi ketegasan makna keesaan Allah azza wa jalla. Sekarang kita
lanjutkan pada bagian lain yaitu mengeja makna kata perkata dalam surat ini. Selamat
membaca.
Jumat, 19 Januari 2018
Meresapi Keagungan Tauhid dalam Surat Al-Ikhlas (Bagian 1)
بسم
الله الرحمن الرحيم
قُلْ هُوَ
اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ
يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)
Terjemahnya :
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha
Esa. 2. Allah adalah Tuhan yang
bergantung kepada-Nya segala sesuatu. 3.
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, 4. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan
Dia."
Keagungan Surat Al-Ikhlas
Segala puji bagi Allah subhanahu wata’ala yang telah menurunkan sumber
ilmu pengetahuan yang tak pernah kering karena seringnya digali dan didalami. Shalawat
dan salam atas Rasulnya yang mengajarkan isi dan cara mengambil manfaat dari
sumber ilmu pengetahuan tersebut. Itulah Alqur’an yang agung dan penuh dengan
berbagai faidah untuk kebahagiaan manusia didunia maupun untuk akhiratnya.
Jumat, 08 Desember 2017
Imam Syafi'i : Imam yang menggabungkan ilmu Abu Hanifah, Malik dan Ahmad (Bagian 2)
Subhanallah, luar biasa Imam as-Syafi'ie. Rahmat Allah senantiasa baginya. Hingga saat ini mazhabnya diikuti oleh jutaan ummat terutama di Iraq (tempat awal menetapnya, Mesir (tempat terakhir menetap hingga wafatnya, Yaman, dan menyeberang hingga ribuan kilo di wilayah Nusantara. Kecemerlangan dan pengaruh luas yang diberikan Allah pada beliau dikaji oleh para Ulama.
Syaikh Abu Zahroh
mengembalikan kecemerlangan Syafi’ie kepada beberapa faktor (10):
Senin, 04 Desember 2017
Imam Syafi’ie : Imam yang menggabungkan ilmu Abu Hanifah, Malik dan Ahmad (Bagian I)
Sejarah Islam sepanjang 14 abad lebih telah melahirkan banyak sekali tokoh luar biasa dalam berbagai aspek kehidupan. Termasuk bidang ilmu pengetahuan yang sangat subur. Begitu banyak para Ulama berikut kitab-kitabnya. Diantara bintang cemerlang yang terus berkilau gemerlap hingga sekarang adalah Muhammad ibn Idris asy-Syafi'ie yang lebih dikenal oleh kita di tanah air dengan sebutan Imam Syafi'ie. Kemilau cahayanya tidak berhenti menerangi kaum muslimin sekalipun beliau telah wafat berabad lamanya. Hasil perasan otak dan jiwanya serta berkah ilmunya telah mewarnai kehidupan masyarakat muslim Indonesia dan nusantara dalam beramal dan mempraktekkan ajaran Islam sehari-hari. Siapakah beliau dan bagaimana kehidupan serta ilmunya mari kita kenang melalui tulisan ringkas berikut hasil terjemahan alfaqir dari sebuah artikel majalah lama berbahasa Arab.
Senin, 27 November 2017
Sesungguhnya Aku diutus sebagai Guru
Tulisan berikut ini adalah bahan ceramah yang disampaikan pada peringatan Hari Guru di Pondok Pesantren Al-Uswah Langkat hari Sabtu 25 Nopember 2017. Semoga bermanfaat.
Alqur’an menegaskan status Rasulullah sebagai
Pengajar.
Allah subhanahu wata’ala
berfirman dalam beberapa ayat berikut ini :
1. Surat Al-Jumu’ah ayat 2 :
)هُوَ
الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولاً مِّنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ
آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا
مِن قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ(
Dialah yang mengutus
kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya
kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As
Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang
Selasa, 12 September 2017
5 Waktu Terbukanya Pintu Langit
Saat-saat
terbukanya pintu langit adalah saat-saat yang sangat berharga yang disediakan
Allah subhanahu wata’ala bagi kita. Saat berharga dan tepat untuk memanjatkan
doa dan permohonan. Waktu yang sangat istimewa bila diisi dengan kebaikan dan
ketaatan kepadanya. Hasilnya tentu catatan amal kita yang dinaikkan ke langit
adalah catatan yang berisi kebaikan. Sungguh suatu upaya yang luar biasa untuk
meningkatkan mutu kehidupan dan kualitas pribadi kita dihadapan Allah ta’ala.
Kapan saja pintu langit terbuka ?
Sabtu, 10 Mei 2014
Hadits-hadits tentang Keutamaan Membaca dan Menghafal Alqur'an
Beberapa waktu lalu seorang teman meminta kepada saya agar mencarikan
hadits-hadits yang berkaitan dengan keutamaan membaca dan menghafal alqur’an.
Sebenarnya hadits-hadits semacam itu sudah cukup banyak terdapat dalam
buku-buku khusus yang membahas tema tersebut , demikian kata saya. Tapi karena kepentingan
untuk dijadikan referensi dalam karya ilmiah wajib maka diminta untuk langsung
dicarikan pada buku hadits aslinya lengkap dengan sanad dan terjemahnya maka
saya pun mengerjakan hal yang diminta teman tersebut. Hasilnya seperti yang
dapat dibaca dalam posting kali ini. Semoga bermanfaat.
Penomoran halaman , atau bab atau penomoran hadits berdasarkan cetakan
kitab hadits seperti yang dicantumkan dalam sumber kepustakaan sehingga sangat
mungkin berbeda dengan cetakan lainnya.
Kamis, 14 Februari 2013
Cinta Allah Bagi Seorang Mukmin Yang Kuat
“Seorang mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah
dan pada keduanya ada kebaikan”.
Apakah
gerangan yang membuat cinta Allah pada mukmin yang kuat itu
lebih besar daripada terhadap seorang mukmin yang lemah sebagaimana yang dapat
kita baca dari hadits diatas ?
Sabtu, 28 Januari 2012
Bahasan Hadits 9 Kitab al-Arba'in an-Nawawiyah : Amal ! Bukan Debat
!عن أبي هريرة رضي الله عنه قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول ما نهيتكم عنه فاجتنبوه وما أمرتكم به فاتوامنه ما استطَعتم فَإنما أهلك الذين من قبلكم كثرة مسائلهم واختلافهم على أنبيائهم
( رواه البخاري ومسلم )
Dari Abu Hurairoh ’Abdurrohman bin Shakhr rodhiyallohu’anhu, dia berkata: ”Aku pernah mendengar Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda: ” Apa saja yang aku larang bagi kamu hendaklah kamu jauhi, dan apa saja yang aku perintahkan kepadamu maka lakukanlah sesuai kemampuanmu. Sesungguhnya kehancuran umat-umat sebelum kamu adalah karena mereka banyak bertanya dan menyelisihi nabi-nabi mereka (tidak mau taat dan patuh).” (HR.Bukhori dan Muslim)
( رواه البخاري ومسلم )
Dari Abu Hurairoh ’Abdurrohman bin Shakhr rodhiyallohu’anhu, dia berkata: ”Aku pernah mendengar Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda: ” Apa saja yang aku larang bagi kamu hendaklah kamu jauhi, dan apa saja yang aku perintahkan kepadamu maka lakukanlah sesuai kemampuanmu. Sesungguhnya kehancuran umat-umat sebelum kamu adalah karena mereka banyak bertanya dan menyelisihi nabi-nabi mereka (tidak mau taat dan patuh).” (HR.Bukhori dan Muslim)
Langganan:
Postingan (Atom)
