Kamis, 26 Januari 2012

Perhatian Salaf Terhadap Pendidikan Al-Qur'an Sejak Usia Dini



Salafush shalih sangat memperhatikan pendidikan alquran terhadap anak-anak mereka dan memprioritaskannya dari menuntut ilmu lainnya sebab mereka meyakini bahwa pendidikan alqur’an sejak dini ini lebih kondusif agar anak-anak lebih cepat hafal dan memahami.

Berikut ini serangkaian perkataan para Ulama Islam terkait dengan pengajaran Alqur’an sejak dari usia dini.


Imam Assubky berkata : Kewajiban para pengajar anak-anak adalah tidak mendahulukan ilmu lain terlebih dahulu selain Alqur'an.

Ibnu 'Abdil Barr mengatakan : menuntut ilmu itu melalui jenjang yang tidak boleh terlewati.Barang siapa tidak mematuhi jenjang itu maka ia telah melangkahi contoh dari Salaf.Barangsiapa yang telah melangkahi mereka dengan sengaja sesungguhnya ia telah sesat.Barangsiapa yang tidak mengindahkannya karena ijtihad sesungguhnya ijtihad tersebut adalah keliru.Maka jenjang ilmu pertama itu adalah menghafal kitab Allah SWT dan memahaminya.Bahkan mereka tidak mengizinkan anak-anaknya melakukan perjalanan menuntut ilmu sebelum mereka belajar Alqur'an terlebih dahulu.

Muhammad bin Fadhl : Aku mendengar kakekku yaitu Khuzaimah berkata : Aku dulu meminta izin pada ayahku untuk pergi belajar ke Qutaibah,lantas ia mengatakan: hafalkan dulu Alqur'an barulah engkau kuizinkan.Maka kuhafalkan  Alqur'an.Kemudian ia mengatakan lagi : jangan pergi sebelum engkau tamatkan satu kali khatam dalam sholat setelah selesai barulah ia mengizinkanku pergi.

Bahkan para Imam-Imam Besar Hadits dan Fiqh menetapkan syarat mutlak sebelum menerima murid yang ingin belajar kemereka adalah agar mereka telah terlebih dahulu belajar dan hafal Alqur'an seperti yang dapat diketahui dari perkataan-perkataan mereka berikut ini :

Imam Nawawi berkata : salaf tidak pernah mengajarkan hadits dan fiqh kepada seseorang sebelum ia hafal Alqur'an .

Imam Al Auza'ie bila melihat dalam majlisnya seorang yang masih belia ia akan bertanya: anakku sudahkah engkau mempelajari Alqur'an dan menghafalnya ? Bila dijawab sudah maka ia akan mengizinkan anak tersebut untuk ikut dalam majlisnya bila dijawab belum maka ia akan menyuruhnya pergi belajar Alqur'an terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar